Senin, 11 September 2017

Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan Jaringan Komputer

Nama         : Risky Aprilia Wahyuningsih
Kelas : TI-B
NIM  : 16650045
Judul          : Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan Jaringan Komputer

Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan Jaringan Komputer
Oleh: Risky Aprilia Wahyuningsih
(16650045)
11.     Latar Belakang
            Manusia merupakan makhluk sosial yang berarti membutuhkan seseorang yang lain dalam kehidupannya yang juga dapat diartikan sebagai makhluk yang interaktif. Di balik kehidupan manusia yang sosial tersebut, manusia juga senantiasa memiliki kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan yang ikhwal dibutuhkan oleh manusia adalah informasi yang tentunya sebagai gagasan utama dalam perkembangan manusia itu sendiri. Informasi tidak hanya untuk mengetahui sesuatu hal, tetapi juga untuk melakukan suatu hal.
Seiring dengan perkembangan zaman modernisasi dewasa ini yang segera datang, dimana manusia sangat bergantung pada teknologi untuk memenuhi ketergantungan manusia pada teknologi dan informasi, maka kualitasnya harus ditingkatkan. pekerjaan manusia menjadi lebih rumit dan memiliki kompleksitas bedaya tinggi dalam pengerjaannya. Hal terpenting dalam perkembangan dan dalam penyelesaian dari berbagai masalah belakangan ini adalah bagaimana sesorang memperoleh data yang akurat, fleksibel, dan mudah didapatkan.
Kemajuan teknologi telah menawarkan bongkahan sumber-sumber atau resources informasi dan komunikasi yang sangat luas yang pernah dimiliki oleh umat manusia. Dunia kini telah berubah. Orang belum tahu pasti bentuk itu kelak berbeda dari apa yang ada selama ini. Hal ini tentunya memicu pemikiran manusia untuk menindak lanjuti akar masalah tersebut dengan membuat sebuah jaringan yang mampu menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya. Baik itu dalam suatu area tertentu yang tertutup maupun yang lebih meluas dan mengglobal.
Beberapa faktor penentunya adalah keakuratan, ketepatan waktu, relevansi, dan kemudahan untuk memperolehnya. Untuk memenuhi beberapa faktor tersebut, maka tidak cukup kalau pengelola data hanya mengandalkan kemampuan fisik saja yang ditambah dengan peralatan bantu seadanya, melainkan dibutuhkan alat yang berkecepatan tinggi dan sangat akurat dalam memproses data-data tersebut.
Kehadiran jaringan komputer dewasa ini sangat tepat untuk menjawab tantangan tersebut. Jaringan komputer akan berfungsi mengalirkan informasi dan mengangkut data-data untuk diolah di server. Selain itu juga dapat digunakan untuk membangun usaha karena dapat dilakukan penghematan baik dari investasi hardware dan software.
Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer yang dihubungkan dengan komputer satu dengan yang lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media transmisi sehingga dapat saling membagi informasi yang dibutuhkan. Prinsip dasarnya adalah proses pengiriman data atau informasi dari pengirim ke penerima melelui suatu  media komunikasi tertentu.
Untuk mengimplementasikan teknologi jaringan komputer tidaklah sulit namun juga tidak mudah, maka dibutuhkan tenaga-tenaga ahli. Bidang keahlian yang dibutuhkan untuk proses implementasi adalah perancangan jaringan, instalasi perangkat jaringan, instalasi sistem informasi, pengoperasian sistem komputer dan pemeliharaan komputer dan ketersediaan tenaga ahli harus seimbang dengan kebutuhan agar tidak terjadi kendala-kendala yang tidak di inginkan.
Pengunaan jaringan komputer akhir-akhir ini semakin meningkat. Pemanfaatannya bukan tanpa alasan, pertama karena para ahli komputer berhasil meyakinkan para pengguna bahwa sistem ini memiliki potensi yang dapat mendorong untuk dapat kompetitif dalam menghadapi persaingan.
Jaringan di klasifikasikan berdasarkan fungsi tertentu ataupun berdasarkan tempat dan sumber utama pengolahan data. Selain itu, dalam jaringan komputer juga dikenal beberapa topologi dimana topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Adapun perangkat perangkat yang sering digunakan dalam jaringan komputer seperti halnya bridge, router, dan sebagainya. Peralatan-peralatan tersebut bekerja berdasarkan fungsinya masing-masing.
Jaringan komputer yang digunakan dalam perusahaan-perusahaan dapat dikelompokkan berdasarkan luasan area yang dapat dijangkau. Luasan area ini ditentukan oleh jarak jangkau dalam satuan meter. Namun, dalam perkembangannya pertimbnagan peralatan, fasilitas, baik internal maupun publik juga mulai diikutsertakan untuk menentukan pengulangannya.
Berdasarkan kriteria jaringan komputer digolongakan dalam empat kelompok, yaitu jaringan komputer lokal, inter jaringan, jaringan komputer metropolitan, dan jaringan komputer secara luas. Hal  tersebut menjadikan jaringan komputer terus berkembang secara evolusi baik kemampuan dan kecepatannya. Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan informasi bagi masyarakat.
Membangun keunggulan kompetitif berbasis jaringan komputer. Pengelola perusahaan perlu mempertimbangkan strategi investasi yang tepat sesuai dengan kondisi finansial, investasi yang sudah ada dan iklim perusahaan ada dua macam strategi untuk berinvestasi yaitu strategi tampil sebagai pemimpin teknologi lingkungan atau sebagai pengikut.
Berbagi macam perusahaaan telah melirik dan menggunakan jaringan komputer sebagai pusat keunggulan kompetitif antara lain supermarket, usaha dagang, perhotelan, rumah sakit, perguruan tinggi, perpustakaan, perbankan, dan lain sebagainya.
Teknologi jaringan komputer memiliki sejumlah manfaat, selain berfungsi sebagai pengintergrasi data dan pendistribusi informasi manfaat yang dapat diperoleh dari pembangunan suatu jaringan komputer di perusahaan adalah dapat digunakan untuk berbagi pakai peralatan sumber daya, untuk integrasi data, untuk berkomunikasi, untuk pendistribusian, sebagi infrastruktur aliran informasi, menjaga keamanan data dan sebagai koneksi.
Kemajuan suatu jaringan telah banyak membantu kita untuk mendapatkan informasi dalam segala hal. Karena kita bisa mengetahui suatu peristiwa atau berita terkini dari seluruh penjuru dunia. Dengan jaringan kita dapat bertukar pikiran melalui dunia maya dengan semua orang, kita dapat membeli atau menjual dan menawarkan jasa kepada orang lain. Dengan jaringan kita bisa mempunyai banyak teman dari berbagai belahan dunia.
2.    Rumusan Masalah
1.    Bagaimanan perkembangan jaringan komputer dalam kehidupan manusia?
2.    Bagaimana peranan manusia dalam jaringan komputer?
3.    Seberapa efektif aktualisasi manusia dalam perkembangan jaringan?
3.        Tujuan
1.      Untuk mengetahui perkembangan jaringan komputer dalam kehidupan manusia.
2.      Untuk mengetahui peranan manusia dalam jaringan komputer.
3.      Untuk mengeahui keefektifan aktualisasi manusia dalam perkembangan jaringan.

4.      Pembahasan
4.1.            Perkembangan Jaringan Komputer dalam Kehidupan Manusia

Kemajuan teknologi komunikasi yang kita saksikan sekarang ini adalah pada dasarnya merupakan kelanjutan dari tahap-tahap perkembangan teknologi informasi dalam kehidupan manusia. Begitu cepatnya perkembangan tersebut, sehingga disebut sebagai revolusi. Riwayat perkembangan komunikasi menunjukkan bahwa belakangan ini, perkembangan jaringan komputer senakin cepat.
Tahun 1940-an, konsep jaringan (network) ketka munculnya komputer di Amerika Serikat sebagi proyek pengembangan komputer MODEL I di Laboratorium Bell dan Group Riset Havard University yang dipimpin oleh Profesor H. Aiken. Awalnya, proyek tersebut dimaksudkan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer sebagai sebuah antrean.(Edhy Sutanta,2005:501)
Tahun 1950-an, berkembang konsep distribusi proses pada super komputer. Konsep ini didasarkan pada waktu dan kemudian dikenal dengan istilah Time Sharing System. Konsep ini muncul karena super komputer harus melayani banyak terminal yang terhubung dengannnya. Hal ini merupakan awal aplikasi dan terbentuknya jaringan (network) komputer. Pada Time Sharing System beberapa terminal dihubungkan secara seri ke sebuah pusat komputer /host. Time Sharing System merupakan awal dari berpadunya teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang sebelumnya berkembang secara terpisah.(Edhy Sutanta,2005:501-502)
Tahun 1970-an awal, para pemakai atau perusahaan merasakan adanya beban pekerjaan yang semakin banyak. Pada sisis lain, harga perangkat komputer besar sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep terdistribusi/distributed proccessing. Dalam proses terdistribusi, beberapa pusat komputer (host) mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani banyak terminal yang terhubung secara seri di setiap pusat komputer. Proses terdistribusi memerlukan perpaduan teknologi komputer dan telekomunikasi, karena proses harus didistribusikan dan semua pusat komputer harus melayani terminal-terminalnya dalam sebuah perintah dari komputer ke pusat..(Edhy Sutanta,2005:502)
Tahun 1980-an awal, harga komputer kecil semakin menurun dan konsep proses terdistribusi sudah matang. Hal ini mendorong semakin beragamnya penggunaan komputer dan jaringannya, mulai dari menengani proses bersama maupun komunikasi data/informasi diantara komputer yang kemudian dikenal dengan istilah Peer to Peer System. Peer to Peer System memungkinkan untuk menangani proses bersama maupun proses komunikasi data/informasi tanpa melalui komputer pusat. Kondisi ini mendorong munculnya teknologi jaringan lokal komputer yang dikenal dengan sebuatan Lokal Area Network/LAN. Dan ketika internet muncul, maka sebagian besar LAN yang semula berdiri sendiri mulai dihubungkan sehingga membentuk jaringan global yang disebut Wide Area Network/WAN.(Edhy Sutanta,2005:502)
Kemajuan teknologi telekomunikasi juga berpengaruh terhadap perkembangan pengolahan data dalam sistem informasi manajemen/SIM. Data/ informasi dari suatu tempat dapat ditransmisikan ke tempat lain melelui jalur telekomunikasi. Transmisi data diartikan sebagai proses pengiriman data dari satu sumber pengiriman data pada sistem berbasis komputer yang menggunakan sistem transmisi elektronik sering disebut sebagai komunikasi data (data comminucation). Komunikasi data, terbentuk dari interaksi beberapa terminal yang dihubungkan anatara satu dengan yang lainnya dengan cara tertentu dengan tujuan mengoptimalkan proses pengolahan data.(Edhy Sutanta,2005:502)
Jaringan komputer merupakan interkoneksi sejumlah komputer dan peralatan/peripheral lainnya yang dihubungkan dengan jalur transmisi dan alat komunikasi membentuk satu sistem sehingga dapat saling bertukar data, informasi, atau menggunakan peralatan secara bersama/sharing untuk melaksanaka tugas pengolahan data. Dalam melakukan sharing, perlu dibedakan antara komputer sumber (source) dan komputer tujuan (destination). Komputer sumber merupakan komputer yang memiliki sumber daya yang akan diakses oleh komputer lainnya, seadangkan komputer tujuan merupakan komputer yang akan mengakses sumber daya.(Edhy Sutanta,2005:503)
Untuk membetuk hubungan antar komputer dan peralatan lainnya digunakan perangkat jaringan seperti ethernet card, token ring, bridge, modem dan lain sebagainya. Jaringan komputer dihubungkan dengan media berupa kabel (RG8, RG58, coaxial, UTP, STP maupun fiber optic) ataupun non kabel (microwave).
Perangkat keras pendukung proses transmisi data dalam suatu jaringan komputer antara lain adalah:
1.      Perangkat keras utama: input device, processing device, output device, mass storage
2.      Perangkat keras komunikasi: modem, multiplexer, concentrator, comunication processor
Model komunikasi data dalam jaringan komputer meliputi terminal data sumber, encoder pengirim, kanal pengiriman, decoder penerima, serta terminal tujuan data.(Edhy Sutanta,2005:503)
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
1.      Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, hard disk.
2.      Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting.
3.      Akses informasi: contohnya web browsing.
Tujuan membangun jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju ke sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi. (Sukma Aji dan Rianto, 2008 : 2)
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server).  (Sukma Aji dan Rianto, 2008 : 2)
4.2.            Peranan Manusia dalam Jaringan Komputer
Penggunaan jaringan komputer dalam lingkungan perusahaan semakin meningkat dalam satu dasawarsa terakhir ini. Pemanfaatan teknologi jaringan ini tentu saja tidak tanpa alasan. Pertama-tama karena para ahli berhasil meyakinkan para pengguna jaringan bahwa sistem ini memiliki sejumlah potensi yang  mendorong perusahaan untuk dapat lebih kompetitif dalam menghadapi  pesaing.
Teknologi jaringan komputer ini memiliki sejumlah manfaat, selain berfungsi sebagai pengintegrasi data dan pendistribusi informasi manfaat yang dapat diperoleh dari pembangunan suatu jaringan komputer dalam perusahaan adalah sebagai berikut:
a)      Berbagi pakai peralatan dan sumber daya
            Jaringan komputer memungkinkan beberapa komputer untuk saling memanfaatkan peralatan dan sumber daya yang ada seperti printer, harddisk. peripheral lainnya serta penggunaan bersama software, seperti aplikasi perkantoran, database, dan sistem informasi.
Peralatan-peralatan yang semula tersebar diberbagai ruangan, unit, dan departemen dapat digunakan bersama-sama sehingga dapat menekan biaya investasi serta mneningkatkan efektivitas dan optimalitas dari penggunaan sumber daya tersebut.
b)       Integrasi data
Bagi pemimpin perusahaan, pengambilan keputusan tidak dapat hanya didasakan pada data parsial dari sebagian, unit, departemen, atau kantor cabang. Keseluruhan data mutlak dimilikinya, karena hal itu akan menjadi gambaran riil dari kondisi peruahaan secara menyeluruh dan objektif. Jaringan komputer memungkinkan terjadinya pengintegrasian data dari berbagai terminal pemasukan data dan transaksi ke dalam pusat pengolahan data sehingga memudahkan pimpinan memperoleh informasi yang akurat setiap saat.
Lahirnya teknologi jaringan komputer telah melahirkan peluang baru bagi terciptanya pusat keunggulan kompetitif. Dengan kemampuan pengintegrasian data yang baik, maka peusahaan dapat lebih cermat dalam melakukan kontrol, koordinasi dan pembuatan keputusan. biaya investasi untuk penyediaan peripheral komputer seperti printer, harddisk dan sebaginya dapat dihemat seiring dengan peningkatan optimalisasi penggunaan peralatan yang ada.
Manusia kini menggunakan jaringan komputer sebagai pusat keunggulan kompetitif misalnya supermarket, usaha dagang, perhotelan, rumah sakit, perguruan tinggi, perpustakaan.
a)      Supermarket
            Manusia memanfaatkan jaringan komputer untuk meningkatkan layanan penjuaalan di sebuah supermarket, dan pengusaha harus memperhatikan masalah waktu tunggu dari pelanggan untuk mendaptkan layanan dari kasir. Kasir mendeteksi semua barang yang dibeli dan menghitung berapa jumlah uang yang harus dibayarkan oleh pelanggan.
            Proses pendeteksian tentu membutuhkan waktu, dimana seorang kasir akan melakukan pengecekan pada daftar harga. Sementara itu pelanggan tentu saja hanya memiliki tenggang waktu yang terbatas untuk menggunakan proses tersebut.
            Salah satu cara untuk mempercepat adalah dengan menggunakan aplikasi database jaringan, di mana seluruh daftar harga yang dimiliki oleh departemen persediaan barang dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui cash register yang terhubung pada database server yang berada di ruang supervisor.
b)      Usaha dagang
            Dewasa ini manusia telah menciptakan berbagai macam usaha dagang seperti jual beli kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, toko kue, toko kain, toko buku dan sebagainya. Dari masing-masing usaha dagang  tersebut akan dihadapkan pada area persaingan yang sangat ketat. Maka dari itu, masing-masing penguusaha berupaya menungkatkan keunggulan kompetitif dari usaha dagang tersebut. Manusia menciptakan teknologi komputer jaringan sangat tepat digunakan dalam membangun keunggulan kompetitif usaha dagang khususnya untuk mengintegrasikan data persediaan, penjualan, dan retur.
c)      Perhotelan
            Dalam rangka memanjakan para penginap, pihak pengelola hotel membutuhkan aliran informasi, khususnya yang terkait dengan tentang pribadi maupun catatan pelanggan hotel atau customer record. Informasi seperti warna, bunga, minuman, selamat datang dan model kamar yang disukai hingga makanan yang digemari penginap perlu diketahui oleh seluruh staf sehingga dapat memberi layanan yang prima dan penginap merasa berada di rumahnya sendiri.
          Kecepatan distribusi informasi, antardepartemen maupun antarcabang dan kecepatan penghitungan tagihan akan sangat mempengarui citra hotel. Di samping itu, bagi hotel yang memiliki cabang di berbagi kota dapat memberikan layanan reservasi bagi penginap yang akan melanjutkan perjalanan menuju kota yang kebetulan terdapat cabang hotel tersebut. Oleh karena itu, manusia menciptakan teknologi jaringan sangat tepat untuk menjawab kebutuhan tersebut.
d)     Rumah sakit
Disamping kebersihan, keramahan, dan lingkungan yang asri, faktor kecepatan dan keakuratan penanganan para penderita sangat menentukan citra rumah sakit di mata masyrakat pengguna jasa kesehatan. Oleh karena itu manusia mengintegrasikan jaringan komputer dengan data pribadi rumah sakit, hasil pemeriksaan  dan diagnosa pribadi pasien. Jenis obat yang dikonsumsi dan jenis tindakan yang dilakuka oleh perawat terhadap pasien.
Hasil integrasi tersebut akan mendukung para dokter dan perawat dalam melakukan tindakan-tindakan medis secara akurat dan didasarkan pada riwayat medis yang bersangkutan sehingga pasien dapat ditangani secara tepat dan akurat.
Jaringan buatan manusia bagi rumah sakit dapat memberikan manfaat bagi koordinasi antar bagian yang terkait, seperti dokter, perawat, penata ruang, labolatorium dan apotek sehingga untuk pembuatan laporan bagi pimpinan dan kuitansi rawat inap dapat dilakukan segera.
e)      Perguruan Tinggi
Kebutuhan untuk mendapatkan informasi yang cepat di perguruan tinggi sudah menempati prioritas utama. Para civitas akademika akan menjadi tembok penghalang bagi hadirnya calon mahasiswa baru apabila mereka tidak dapat mengelola sistem informasi dengan baik, cepat, dan akurat. Mengingat banyaknya terminal pengakses yang tersedia diberbagai unit perguruan tinggi, seperti biro akademik, jurusan atau program studi, dan perpustakan. Maka perguruan tinggi semakin terdorong untuk menciptakan sistem informasi yang terintegrasi.
Oleh karena itu, kebutuhan untuk membangun infrastruktur utama, yaitu berupa jaringan komputer yang akan menjadi media pengintegrasi data dan pendistribusian informasi yang handal sudah tidak dapat terelekkan lagi. Jaringan komputer akan memudahkan perguruan tinggi untuk mengelola registrasi mahasiswa, nilai, dan segala urusan administrasi pendidikan yang diperlukan sehingga mahasiswa dapat memperoleh informasi akademik dengan segera karena seluruh data telah terintegrasi dengan baik.
f)       Perpustakaan
          Perpustakaan menjadi ujung tombak bagi penyediaan data dan informasi. Berbagai jenis perpustakaan telah dibagun dan disediakan, baik oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Titik kritis dalam pengelolaan perpustakaan ini terletak pada layanan peminjaman maupun pengembalian buku. Pada sejumlah perpustakaan, proses pendataan buku dan anggota perpustakaan, pencarian buku, dan layanan peminjamana-pengembalian dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu, antrian anggota, baik yang akan meminjam maupun mengembalikan cukup tinggi, khususnya untuk perpustakaan di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.
          Kehadiran perangkat komputer dan jaringannya sangat diperlukan. Melalui manusia yang mengadakan realisasi jaringan komputer, maka proses-proses yang terkait dengan layanan perpustakaan dapat dilakukan dengan cepat dan otomatis mulai dari pencarian pustaka, peminjaman, pengembalian, dan perhitungan denda. Jaringan komputer juga memungkinkan pembukaan beberapa loket layanan peminjaman dan pengembalian dalam satu perpustakaan.
g)   Perusahaan
          Situasi persaingan antarperusahaan sejenis telah mendorong masing-masing perusahaan tersebut untuk membangun daya saing atau keunggulan kompetitif yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan tersebut. Jaringan komputer dalam kawasan perusahaan tidak hanya bermanfaat untuk memebangun sistem informasi terpadu dan terintegrasi untuk mengotomatisasi mulai dari proses presensi kehadiran karyawan hingga penggajian dan keputusan promosi jabatan saja, melainkan mampu menjadi media penghubung antara pemasok dengan pabrik atau perusahaan yang melakukan produksi.
          Melalui jaringan komputer, perusahaan-perusahaan tersebut dapat membentuk suatu jaringan kerja terpadu, di mana pemasok dapat mengetahui kapan mereka harus menyetor bahan baku. Sementara itu, perusahaan juga dapat membentuk jaringan distribusi dengan para distributor, agen atau retailer. Perusahaan produsen dapat mengetahui kapan harus mengirimkan produknya ke para distributor, agen, atau retailer-nya agar mereka tidak kehabisan produk ketika konsumen membutuhkannya.
h)  Perbankan
          Masyarakat pengguna jasa perbankan tidak sabar lagi menunggu layanan perbankan di satu loket layanan tabungan, kliring, atau loket layanan jasa perbankan. Selain itu, para nasabah itu juga menginginkan untuk mendapatkan layanan pada hari-hari libur. Seakan-akan perbankan harus memiliki kinerja layanan yang cepat selama 24 jam sehari dan 365 hari setahun.
          Hal ini tentunya tidak mungkin dipenuhi jika hanya mengandalkan kemampuan SDM-nya perusahaan perbankan tersebut. Selain sebagai manusia ada keterbatasan, mereka juga membutuhkan istirahat dan waktu pribadi. Jaringan koputer telah menjadi solusi  atas keterbatasan itu. Layanan jasa perbankan dapat dilakukan dengan membuka loket layaan lebih banyak, kantor cabang, pusat-pusat Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Bahkan, perusahaan-perusahaan perbankan dalam membuka layanan pada saat pameran di mall-mall atau pusat perbelanjaan.










4.3.Keefektifan Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan Jaringan
Jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri dan dunia usaha telah pula mengakui bahwa akses ke teknologi informasi modern selalu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi.
Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.
Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.  
Manfaat jaringan komputer:
1. Sharing Data
Dengan adanya fasilitas ini, setiap komputer dapat menggunakan data pada komputer lain sehingga akan menghemat waktu dan memudahkan suatu pekerjaan, terlebih lagi jika jarak antarkomputer berjauhan. Fasilitas yang mendukung dalam pertukaran data tersebut kita kenal memiliki aneka jenis, seperti Web Server, FTP Server, Mail Server.
2. Sharing Hardware
• Sharing Media Penyimpan
Dengan adanya LAN, pemakaian secara bersama media penyimpan seperti harddisk, disket, ataupun flashdisk akan mudah dilakukan. Fasilitas ini membuat pekerjaan akan lebih cepat dan menghemat biaya.
• Sharing Printer
Seperti yang dijelaskan di atas, pemakaian printer secara bersama jelas menghemat biaya dalam pembelian printer karena cukup satu printer saja dapat digunakan oleh beberapa komputer. Selain itu dapat mempercepat pekerjaan dalam mencetak dokumen.
Manfaat jaringan komputer di dunia bisnis, yaitu:
1. Skala Kecil dan Menengah
• Warung Internet, bisnis ini memanfaatkan LAN sebagai media sharing internet dan sharing data.
• Rental Komputer, sedangkan rental komputer dimanfaatkan sebagai sharing data, sharing printer, sharing drive. Dengan adanya LAN akan menghemat waktu dalam pengambilan data juga menghemat biaya dalam pembelian printer ataupun media penyimpan yang lain.
Game Center, game-game yang menggunakan jaringan komputer seperti empire game sangat digemari oleh remaja. Oleh karena itulah banyak game center berdiri untuk menyalurkan hobi para remaja tersebut.
2. Skala Besar
• Perbankan, hampir semua bank telah memanfaat jaringan komputer yang digunakan untuk laporan data dari cabang ke pusat, transaksi ATM, website, transfer, atau pengambilan dana. Adanya fasilitas tersebut jelas memudahkan nasabah yang membutuhkan pelayanan yang optimal.
• Bisnis Penerbangan, hampir semua jenis penerbangan telah memanfaatkan jaringan komputer sebagai media sistem informasi pemesanan tiket, pendataan penumpang, pendataan barang, dan sebagainya yang dapat dicek dari semua cabang usaha tersebut, walaupun jaraknya yang berjauhan.
• Bisnis Energi, perusahaan-perusahaan besar, baik swasta maupun BUMN seperti perusahaan pertambangan, PLN, Batubara dipastikan memanfaatkan jaringan komputer sebagai media pelaporan data ataupun informasi pendapatan dari setiap cabang/kantor.
efektifitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana yang secara sadar di tetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah barang atas jasa kegiatan yang dijalankannya. Efektifitas menunjukkan keberhasilan dari segi tercapai tidaknya sasaran yang telah ditetapkan. Jika hasil kegiatan semakin mendekati sasaran, berarti makin tinggi efektifitasnya. Dari beberapa pengertian di atas dapat dijelaskan bahwa efektifitas adalah seberapa besar tingkat kelekatan output yang dicapai output yang di harapkan dari sejumlah input. Seuatu pekerjaan dapat dilaksanakan secara tepat, efektif, efesien apabila pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan yang telah direncanakan.
               Jadi dapat dikatakan bahwa keefektifan aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer merupakan ketercapaiannya penggunaan jaringan komputer sebagai sumber teknologi dalam kehidupan sehari-hari termasuk kategori efektif karena dalam kenyataanya dalam dunia bisnis maupun pendidikan hampir semuanya menggunakan jaringan komputer. Dilihat dari berbagai bidang kenyataanya sekarang sudah terealisasi. Komponen keefektifan aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer mencakup 5 indikator karakteristik sumber belajar yaitu indikator ekonomis, indikator praktis, indikator mudah, indikator fleksibel dan indikator sesuai dengan tujuan. Butir tersebut menyatakan tentang kemudahan yang dapat diperoleh manusia dalam menjalankan kehidupannya.
  

 5. Penutup
A.      Kesimpulan
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer. Ini artinya komputer tersebut lebih dari satu buah yang terpisah-pisah akan tetapi dapat saling berhubungan dalam melaksanakan suatu tugas. Sekelompok komputer tersebut bekerja secara otonom. Ini artinya hanya dapat melakukan pertukaran dalam suatu area atau member tertentu.
     Aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer direalisasikan dengan pengembangan jaringan dalam dunia usaha dan pendidikan misalnya: supermarket, usaha dagang, perhotelan, rumah sakit, perguruan tinggi, perpustakaan. Keefektifan aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer merupakan ketercapaiannya penggunaan jaringan komputer sebagai sumber teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
               Keefektifan aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer merupakan ketercapaiannya penggunaan jaringan komputer sebagai sumber teknologi dalam kehidupan sehari-hari termasuk kategori efektif karena dalam kenyataanya dalam dunia bisnis maupun pendidikan hampir semuanya menggunakan jaringan komputer. Dilihat dari berbagai bidang kenyataanya sekarang sudah terealisasi. tersebut menyatakan tentang kemudahan yang dapat diperoleh manusia dalam menjalankan kehidupannya.
B.       Saran
Makalah  ini dibuat untuk pembaca yang ingin mengetahui secara singkat tentang aktualisasi manusia pada jaringan komputer yang merupakan sebuah kebutuhan pokok di era modernisasi ini. Oleh karena itu penulis menyarankan agar dapat sekiranya membaca makalah ini sebagai sebuah referensi untuk mengetahui dan sebagai langkah awal untukmengatahui peran manusia pada perkembangan jaringan komputer. Disisi lain tentunya makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu jika terdapat pesan serata saran yang membangun dalam penyempurnaan makalah ini sekira mohon disampaikan kepada penulis.
DAFTAR RUJUKAN
Sutedjo,Budi.2004.Konsep Perancangan Jaringan Komputer.Yogyakarta:Andioffset
Sutanta,Edhy.2005.Pengantar Teknologi Informasi.Yogyakarta:Graha Ilmu
Neibaur,Alan.2000.Membuat Jaringan Kecil Untuk Komputer.Jakarta:Gramedia
http://sengkang-flash.blogspot.com/2011/01/defenisi-jaringan-komputer.html (22/11/2016 22.24 WIB)



Tidak ada komentar: