Nama : Risky Aprilia Wahyuningsih
Kelas : TI-B
NIM : 16650045
Judul : Aktualisasi
Manusia dalam Perkembangan Jaringan Komputer
Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan Jaringan
Komputer
Oleh: Risky Aprilia
Wahyuningsih
(16650045)
11. Latar Belakang
Manusia
merupakan makhluk sosial yang berarti membutuhkan seseorang yang lain dalam
kehidupannya yang juga dapat diartikan sebagai makhluk yang interaktif. Di balik
kehidupan manusia yang sosial tersebut, manusia juga senantiasa memiliki
kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan yang ikhwal dibutuhkan oleh manusia adalah
informasi yang tentunya sebagai gagasan utama dalam perkembangan manusia itu
sendiri. Informasi tidak hanya untuk mengetahui sesuatu hal, tetapi juga untuk
melakukan suatu hal.
Seiring dengan perkembangan zaman
modernisasi dewasa ini yang segera datang, dimana manusia sangat
bergantung pada teknologi untuk memenuhi ketergantungan manusia pada teknologi
dan informasi, maka kualitasnya harus ditingkatkan. pekerjaan
manusia menjadi lebih rumit dan memiliki kompleksitas bedaya tinggi dalam
pengerjaannya. Hal terpenting dalam perkembangan dan dalam penyelesaian dari
berbagai masalah belakangan ini adalah bagaimana sesorang memperoleh data yang
akurat, fleksibel, dan mudah didapatkan.
Kemajuan teknologi telah
menawarkan bongkahan sumber-sumber atau resources informasi dan
komunikasi yang sangat luas yang pernah dimiliki oleh umat manusia. Dunia kini
telah berubah. Orang belum tahu pasti bentuk itu kelak berbeda dari apa yang
ada selama ini. Hal ini tentunya memicu pemikiran manusia untuk
menindak lanjuti akar masalah tersebut dengan membuat sebuah jaringan yang
mampu menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya. Baik itu dalam
suatu area tertentu yang tertutup maupun yang lebih meluas dan mengglobal.
Beberapa faktor
penentunya adalah keakuratan, ketepatan waktu, relevansi, dan kemudahan untuk
memperolehnya. Untuk memenuhi beberapa faktor tersebut, maka tidak cukup kalau
pengelola data hanya mengandalkan kemampuan fisik saja yang ditambah dengan
peralatan bantu seadanya, melainkan dibutuhkan alat yang berkecepatan tinggi
dan sangat akurat dalam memproses data-data tersebut.
Kehadiran jaringan
komputer dewasa ini sangat tepat untuk menjawab tantangan tersebut. Jaringan
komputer akan berfungsi mengalirkan informasi dan mengangkut data-data untuk
diolah di server. Selain itu juga dapat digunakan untuk membangun usaha karena
dapat dilakukan penghematan baik dari investasi hardware dan software.
Jaringan komputer
merupakan sekelompok komputer yang dihubungkan dengan komputer satu dengan yang
lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media transmisi sehingga dapat
saling membagi informasi yang dibutuhkan. Prinsip dasarnya adalah proses
pengiriman data atau informasi dari pengirim ke penerima melelui suatu media komunikasi tertentu.
Untuk mengimplementasikan
teknologi jaringan komputer tidaklah sulit namun juga tidak mudah, maka
dibutuhkan tenaga-tenaga ahli. Bidang keahlian yang dibutuhkan untuk proses
implementasi adalah perancangan jaringan, instalasi perangkat jaringan,
instalasi sistem informasi, pengoperasian sistem komputer dan pemeliharaan
komputer dan ketersediaan tenaga ahli harus seimbang dengan kebutuhan agar
tidak terjadi kendala-kendala yang tidak di inginkan.
Pengunaan jaringan
komputer akhir-akhir ini semakin meningkat. Pemanfaatannya bukan tanpa alasan,
pertama karena para ahli komputer berhasil meyakinkan para pengguna bahwa
sistem ini memiliki potensi yang dapat mendorong untuk dapat kompetitif dalam
menghadapi persaingan.
Jaringan di klasifikasikan
berdasarkan fungsi tertentu ataupun berdasarkan tempat dan sumber utama
pengolahan data. Selain itu, dalam jaringan komputer juga dikenal beberapa
topologi dimana topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan
geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan
station. Adapun perangkat perangkat yang sering digunakan dalam jaringan
komputer seperti halnya bridge, router, dan sebagainya.
Peralatan-peralatan tersebut bekerja berdasarkan fungsinya masing-masing.
Jaringan komputer yang
digunakan dalam perusahaan-perusahaan dapat dikelompokkan berdasarkan luasan
area yang dapat dijangkau. Luasan area ini ditentukan oleh jarak jangkau dalam
satuan meter. Namun, dalam perkembangannya pertimbnagan peralatan, fasilitas,
baik internal maupun publik juga mulai diikutsertakan untuk menentukan
pengulangannya.
Berdasarkan kriteria
jaringan komputer digolongakan dalam empat kelompok, yaitu jaringan komputer
lokal, inter jaringan, jaringan komputer metropolitan, dan jaringan komputer
secara luas. Hal tersebut menjadikan
jaringan komputer terus berkembang secara evolusi baik kemampuan dan kecepatannya.
Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan informasi bagi masyarakat.
Membangun keunggulan
kompetitif berbasis jaringan komputer. Pengelola perusahaan perlu
mempertimbangkan strategi investasi yang tepat sesuai dengan kondisi finansial,
investasi yang sudah ada dan iklim perusahaan ada dua macam strategi untuk
berinvestasi yaitu strategi tampil sebagai pemimpin teknologi lingkungan atau
sebagai pengikut.
Berbagi macam perusahaaan
telah melirik dan menggunakan jaringan komputer sebagai pusat keunggulan
kompetitif antara lain supermarket, usaha dagang, perhotelan, rumah sakit,
perguruan tinggi, perpustakaan, perbankan, dan lain sebagainya.
Teknologi jaringan
komputer memiliki sejumlah manfaat, selain berfungsi sebagai pengintergrasi
data dan pendistribusi informasi manfaat yang dapat diperoleh dari pembangunan
suatu jaringan komputer di perusahaan adalah dapat digunakan untuk berbagi
pakai peralatan sumber daya, untuk integrasi data, untuk berkomunikasi, untuk
pendistribusian, sebagi infrastruktur aliran informasi, menjaga keamanan data
dan sebagai koneksi.
Kemajuan suatu jaringan telah banyak membantu kita
untuk mendapatkan informasi dalam segala hal. Karena kita bisa mengetahui suatu
peristiwa atau berita terkini dari seluruh penjuru dunia. Dengan jaringan kita
dapat bertukar pikiran melalui dunia maya dengan semua orang, kita dapat
membeli atau menjual dan menawarkan jasa kepada orang lain. Dengan jaringan
kita bisa mempunyai banyak teman dari berbagai belahan dunia.
2. Rumusan Masalah
1. Bagaimanan
perkembangan jaringan komputer dalam kehidupan manusia?
2. Bagaimana
peranan manusia dalam jaringan komputer?
3. Seberapa
efektif aktualisasi manusia dalam perkembangan jaringan?
3.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui perkembangan
jaringan komputer dalam kehidupan manusia.
2.
Untuk mengetahui peranan
manusia dalam jaringan komputer.
3.
Untuk mengeahui keefektifan
aktualisasi manusia dalam perkembangan jaringan.
4.
Pembahasan
4.1.
Perkembangan
Jaringan Komputer dalam Kehidupan Manusia
Kemajuan teknologi komunikasi yang
kita saksikan sekarang ini adalah pada dasarnya merupakan kelanjutan dari tahap-tahap
perkembangan teknologi informasi dalam kehidupan manusia. Begitu cepatnya
perkembangan tersebut, sehingga disebut sebagai revolusi. Riwayat perkembangan
komunikasi menunjukkan bahwa belakangan ini, perkembangan jaringan komputer
senakin cepat.
Tahun 1940-an, konsep jaringan (network)
ketka munculnya komputer di Amerika Serikat sebagi proyek pengembangan komputer
MODEL I di Laboratorium Bell dan Group Riset Havard University yang dipimpin
oleh Profesor H. Aiken. Awalnya, proyek tersebut dimaksudkan untuk memanfaatkan
sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan
beberapa proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa
dijalankan dalam sebuah komputer sebagai sebuah antrean.(Edhy Sutanta,2005:501)
Tahun 1950-an, berkembang konsep
distribusi proses pada super komputer. Konsep ini didasarkan pada waktu dan
kemudian dikenal dengan istilah Time Sharing System. Konsep ini muncul
karena super komputer harus melayani banyak terminal yang terhubung dengannnya.
Hal ini merupakan awal aplikasi dan terbentuknya jaringan (network)
komputer. Pada Time Sharing System beberapa terminal dihubungkan secara
seri ke sebuah pusat komputer /host. Time Sharing System merupakan awal
dari berpadunya teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang sebelumnya
berkembang secara terpisah.(Edhy Sutanta,2005:501-502)
Tahun 1970-an awal, para pemakai atau
perusahaan merasakan adanya beban pekerjaan yang semakin banyak. Pada sisis
lain, harga perangkat komputer besar sangat mahal, maka mulailah digunakan
konsep terdistribusi/distributed proccessing. Dalam proses
terdistribusi, beberapa pusat komputer (host) mengerjakan sebuah
pekerjaan besar secara paralel untuk melayani banyak terminal yang terhubung
secara seri di setiap pusat komputer. Proses terdistribusi memerlukan perpaduan
teknologi komputer dan telekomunikasi, karena proses harus didistribusikan dan
semua pusat komputer harus melayani terminal-terminalnya dalam sebuah perintah
dari komputer ke pusat..(Edhy Sutanta,2005:502)
Tahun 1980-an awal, harga komputer
kecil semakin menurun dan konsep proses terdistribusi sudah matang. Hal ini
mendorong semakin beragamnya penggunaan komputer dan jaringannya, mulai dari
menengani proses bersama maupun komunikasi data/informasi diantara komputer
yang kemudian dikenal dengan istilah Peer to Peer System. Peer to Peer
System memungkinkan untuk menangani proses bersama maupun proses komunikasi
data/informasi tanpa melalui komputer pusat. Kondisi ini mendorong munculnya
teknologi jaringan lokal komputer yang dikenal dengan sebuatan Lokal Area
Network/LAN. Dan ketika internet muncul, maka sebagian besar LAN yang semula
berdiri sendiri mulai dihubungkan sehingga membentuk jaringan global yang
disebut Wide Area Network/WAN.(Edhy Sutanta,2005:502)
Kemajuan teknologi telekomunikasi juga
berpengaruh terhadap perkembangan pengolahan data dalam sistem informasi
manajemen/SIM. Data/ informasi dari suatu tempat dapat ditransmisikan ke tempat
lain melelui jalur telekomunikasi. Transmisi data diartikan sebagai proses
pengiriman data dari satu sumber pengiriman data pada sistem berbasis komputer
yang menggunakan sistem transmisi elektronik sering disebut sebagai komunikasi data
(data comminucation). Komunikasi data, terbentuk dari interaksi beberapa
terminal yang dihubungkan anatara satu dengan yang lainnya dengan cara tertentu
dengan tujuan mengoptimalkan proses pengolahan data.(Edhy Sutanta,2005:502)
Jaringan komputer merupakan
interkoneksi sejumlah komputer dan peralatan/peripheral lainnya yang dihubungkan dengan jalur transmisi dan alat
komunikasi membentuk satu sistem sehingga dapat saling bertukar data,
informasi, atau menggunakan peralatan secara bersama/sharing untuk melaksanaka
tugas pengolahan data. Dalam melakukan sharing, perlu dibedakan antara komputer
sumber (source) dan komputer tujuan (destination). Komputer
sumber merupakan komputer yang memiliki sumber daya yang akan diakses oleh
komputer lainnya, seadangkan komputer tujuan merupakan komputer yang akan
mengakses sumber daya.(Edhy Sutanta,2005:503)
Untuk membetuk hubungan antar
komputer dan peralatan lainnya digunakan perangkat jaringan seperti ethernet
card, token ring, bridge, modem dan lain sebagainya. Jaringan komputer
dihubungkan dengan media berupa kabel (RG8, RG58, coaxial, UTP, STP
maupun fiber optic) ataupun non kabel (microwave).
Perangkat keras pendukung proses
transmisi data dalam suatu jaringan komputer antara lain adalah:
1. Perangkat
keras utama: input device, processing device, output device, mass storage
2. Perangkat
keras komunikasi: modem, multiplexer, concentrator, comunication processor
Model komunikasi data dalam jaringan
komputer meliputi terminal data sumber, encoder pengirim, kanal
pengiriman, decoder penerima, serta terminal tujuan data.(Edhy
Sutanta,2005:503)
Jaringan
komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan
lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan
dari jaringan komputer adalah:
1. Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU,
memori, hard disk.
2. Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging,
chatting.
3. Akses informasi: contohnya web browsing.
Tujuan
membangun jaringan komputer adalah membawa informasi secara tepat tanpa adanya
kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) menuju ke sisi penerima (receiver)
melalui media komunikasi. (Sukma Aji dan Rianto, 2008 : 2)
Agar
dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta
dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien
(client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). (Sukma Aji dan Rianto, 2008 : 2)
4.2.
Peranan
Manusia dalam Jaringan Komputer
Penggunaan jaringan
komputer dalam lingkungan perusahaan semakin meningkat dalam satu dasawarsa
terakhir ini. Pemanfaatan teknologi jaringan ini tentu saja tidak tanpa alasan.
Pertama-tama karena para ahli berhasil meyakinkan para pengguna jaringan bahwa
sistem ini memiliki sejumlah potensi yang
mendorong perusahaan untuk dapat lebih kompetitif dalam menghadapi pesaing.
Teknologi jaringan
komputer ini memiliki sejumlah manfaat, selain berfungsi sebagai pengintegrasi
data dan pendistribusi informasi manfaat yang dapat diperoleh dari pembangunan
suatu jaringan komputer dalam perusahaan adalah sebagai berikut:
a)
Berbagi pakai
peralatan dan sumber daya
Jaringan komputer memungkinkan
beberapa komputer untuk saling memanfaatkan peralatan dan sumber daya yang ada
seperti printer, harddisk. peripheral lainnya serta penggunaan bersama software,
seperti aplikasi perkantoran, database, dan sistem informasi.
Peralatan-peralatan yang
semula tersebar diberbagai ruangan, unit, dan departemen dapat digunakan
bersama-sama sehingga dapat menekan biaya investasi serta mneningkatkan
efektivitas dan optimalitas dari penggunaan sumber daya tersebut.
b)
Integrasi data
Bagi pemimpin perusahaan,
pengambilan keputusan tidak dapat hanya didasakan pada data parsial dari
sebagian, unit, departemen, atau kantor cabang. Keseluruhan data mutlak
dimilikinya, karena hal itu akan menjadi gambaran riil dari kondisi peruahaan
secara menyeluruh dan objektif. Jaringan komputer memungkinkan terjadinya
pengintegrasian data dari berbagai terminal pemasukan data dan transaksi ke
dalam pusat pengolahan data sehingga memudahkan pimpinan memperoleh informasi
yang akurat setiap saat.
Lahirnya teknologi
jaringan komputer telah melahirkan peluang baru bagi terciptanya pusat
keunggulan kompetitif. Dengan kemampuan pengintegrasian data yang baik, maka
peusahaan dapat lebih cermat dalam melakukan kontrol, koordinasi dan pembuatan
keputusan. biaya investasi untuk penyediaan peripheral komputer seperti printer,
harddisk dan sebaginya dapat dihemat seiring dengan peningkatan
optimalisasi penggunaan peralatan yang ada.
Manusia kini menggunakan
jaringan komputer sebagai pusat keunggulan kompetitif misalnya supermarket,
usaha dagang, perhotelan, rumah sakit, perguruan tinggi, perpustakaan.
a) Supermarket
Manusia memanfaatkan jaringan komputer untuk meningkatkan
layanan penjuaalan di sebuah supermarket, dan pengusaha harus memperhatikan
masalah waktu tunggu dari pelanggan untuk mendaptkan layanan dari kasir. Kasir
mendeteksi semua barang yang dibeli dan menghitung berapa jumlah uang yang
harus dibayarkan oleh pelanggan.
Proses
pendeteksian tentu membutuhkan waktu, dimana seorang kasir akan melakukan
pengecekan pada daftar harga. Sementara itu pelanggan tentu saja hanya memiliki
tenggang waktu yang terbatas untuk menggunakan proses tersebut.
Salah satu cara untuk mempercepat adalah dengan menggunakan
aplikasi database jaringan, di mana seluruh daftar harga yang dimiliki oleh
departemen persediaan barang dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui cash
register yang terhubung pada database server yang berada di ruang supervisor.
b) Usaha
dagang
Dewasa ini manusia telah menciptakan berbagai macam usaha
dagang seperti jual beli kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, toko
kue, toko kain, toko buku dan sebagainya. Dari masing-masing usaha dagang tersebut akan dihadapkan pada area persaingan
yang sangat ketat. Maka dari itu, masing-masing penguusaha berupaya menungkatkan
keunggulan kompetitif dari usaha dagang tersebut. Manusia menciptakan teknologi
komputer jaringan sangat tepat digunakan dalam membangun keunggulan kompetitif
usaha dagang khususnya untuk mengintegrasikan data persediaan, penjualan, dan
retur.
c) Perhotelan
Dalam rangka memanjakan para
penginap, pihak pengelola hotel membutuhkan aliran informasi, khususnya yang
terkait dengan tentang pribadi maupun catatan pelanggan hotel atau customer record. Informasi seperti
warna, bunga, minuman, selamat datang dan model kamar yang disukai hingga
makanan yang digemari penginap perlu diketahui oleh seluruh staf sehingga dapat
memberi layanan yang prima dan penginap merasa berada di rumahnya sendiri.
Kecepatan distribusi informasi, antardepartemen maupun
antarcabang dan kecepatan penghitungan tagihan akan sangat mempengarui citra
hotel. Di samping itu, bagi hotel yang memiliki cabang di berbagi kota dapat
memberikan layanan reservasi bagi penginap yang akan melanjutkan perjalanan
menuju kota yang kebetulan terdapat cabang hotel tersebut. Oleh karena itu,
manusia menciptakan teknologi jaringan sangat tepat untuk menjawab kebutuhan
tersebut.
d) Rumah
sakit
Disamping kebersihan,
keramahan, dan lingkungan yang asri, faktor kecepatan dan keakuratan penanganan
para penderita sangat menentukan citra rumah sakit di mata masyrakat pengguna
jasa kesehatan. Oleh karena itu manusia mengintegrasikan jaringan komputer
dengan data pribadi rumah sakit, hasil pemeriksaan dan diagnosa pribadi pasien. Jenis obat yang
dikonsumsi dan jenis tindakan yang dilakuka oleh perawat terhadap pasien.
Hasil integrasi tersebut
akan mendukung para dokter dan perawat dalam melakukan tindakan-tindakan medis
secara akurat dan didasarkan pada riwayat medis yang bersangkutan sehingga
pasien dapat ditangani secara tepat dan akurat.
Jaringan buatan manusia
bagi rumah sakit dapat memberikan manfaat bagi koordinasi antar bagian yang
terkait, seperti dokter, perawat, penata ruang, labolatorium dan apotek
sehingga untuk pembuatan laporan bagi pimpinan dan kuitansi rawat inap dapat
dilakukan segera.
e) Perguruan
Tinggi
Kebutuhan untuk
mendapatkan informasi yang cepat di perguruan tinggi sudah menempati prioritas
utama. Para civitas akademika akan menjadi tembok penghalang bagi hadirnya
calon mahasiswa baru apabila mereka tidak dapat mengelola sistem informasi dengan
baik, cepat, dan akurat. Mengingat banyaknya terminal pengakses yang tersedia diberbagai
unit perguruan tinggi, seperti biro akademik, jurusan atau program studi, dan
perpustakan. Maka perguruan tinggi semakin terdorong untuk menciptakan sistem
informasi yang terintegrasi.
Oleh karena itu,
kebutuhan untuk membangun infrastruktur utama, yaitu berupa jaringan komputer
yang akan menjadi media pengintegrasi data dan pendistribusian informasi yang
handal sudah tidak dapat terelekkan lagi. Jaringan komputer akan memudahkan
perguruan tinggi untuk mengelola registrasi mahasiswa, nilai, dan segala urusan
administrasi pendidikan yang diperlukan sehingga mahasiswa dapat memperoleh
informasi akademik dengan segera karena seluruh data telah terintegrasi dengan
baik.
f)
Perpustakaan
Perpustakaan menjadi ujung tombak bagi penyediaan data dan
informasi. Berbagai jenis perpustakaan telah dibagun dan disediakan, baik oleh
pemerintah maupun oleh pihak swasta. Titik kritis dalam pengelolaan
perpustakaan ini terletak pada layanan peminjaman maupun pengembalian buku.
Pada sejumlah perpustakaan, proses pendataan buku dan anggota perpustakaan,
pencarian buku, dan layanan peminjamana-pengembalian dilakukan secara manual
sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Sementara itu, antrian anggota,
baik yang akan meminjam maupun mengembalikan cukup tinggi, khususnya untuk
perpustakaan di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.
Kehadiran perangkat komputer dan jaringannya sangat
diperlukan. Melalui manusia yang mengadakan realisasi jaringan komputer, maka
proses-proses yang terkait dengan layanan perpustakaan dapat dilakukan dengan
cepat dan otomatis mulai dari pencarian pustaka, peminjaman, pengembalian, dan
perhitungan denda. Jaringan komputer juga memungkinkan pembukaan beberapa loket
layanan peminjaman dan pengembalian dalam satu perpustakaan.
g) Perusahaan
Situasi persaingan antarperusahaan
sejenis telah mendorong masing-masing perusahaan tersebut untuk membangun daya
saing atau keunggulan kompetitif yang mampu meningkatkan efisiensi dan
efektivitas kinerja perusahaan tersebut. Jaringan komputer dalam kawasan
perusahaan tidak hanya bermanfaat untuk memebangun sistem informasi terpadu dan
terintegrasi untuk mengotomatisasi mulai dari proses presensi kehadiran
karyawan hingga penggajian dan keputusan promosi jabatan saja, melainkan mampu
menjadi media penghubung antara pemasok dengan pabrik atau perusahaan yang
melakukan produksi.
Melalui jaringan komputer,
perusahaan-perusahaan tersebut dapat membentuk suatu jaringan kerja terpadu, di
mana pemasok dapat mengetahui kapan mereka harus menyetor bahan baku. Sementara
itu, perusahaan juga dapat membentuk jaringan distribusi dengan para
distributor, agen atau retailer. Perusahaan
produsen dapat mengetahui kapan harus mengirimkan produknya ke para
distributor, agen, atau retailer-nya
agar mereka tidak kehabisan produk ketika konsumen membutuhkannya.
h) Perbankan
Masyarakat pengguna jasa perbankan tidak sabar lagi
menunggu layanan perbankan di satu loket layanan tabungan, kliring, atau loket
layanan jasa perbankan. Selain itu, para nasabah itu juga menginginkan untuk
mendapatkan layanan pada hari-hari libur. Seakan-akan perbankan harus memiliki
kinerja layanan yang cepat selama 24 jam sehari dan 365 hari setahun.
Hal ini tentunya tidak mungkin dipenuhi jika hanya
mengandalkan kemampuan SDM-nya perusahaan perbankan tersebut. Selain sebagai
manusia ada keterbatasan, mereka juga membutuhkan istirahat dan waktu pribadi.
Jaringan koputer telah menjadi solusi
atas keterbatasan itu. Layanan jasa perbankan dapat dilakukan dengan
membuka loket layaan lebih banyak, kantor cabang, pusat-pusat Anjungan Tunai
Mandiri (ATM). Bahkan, perusahaan-perusahaan perbankan dalam membuka layanan
pada saat pameran di mall-mall atau
pusat perbelanjaan.
4.3.Keefektifan Aktualisasi Manusia dalam Perkembangan
Jaringan
Jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih
dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri dan dunia usaha telah pula
mengakui bahwa akses ke teknologi informasi modern selalu memiliki keunggulan
kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi.
Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih
efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan
kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing
meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah
dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.
Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap
andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola
dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi
yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
Manfaat jaringan komputer:
1. Sharing Data
Dengan adanya fasilitas ini, setiap komputer dapat
menggunakan data pada komputer lain sehingga akan menghemat waktu dan
memudahkan suatu pekerjaan, terlebih lagi jika jarak antarkomputer berjauhan.
Fasilitas yang mendukung dalam pertukaran data tersebut kita kenal memiliki
aneka jenis, seperti Web Server, FTP Server, Mail Server.
2. Sharing Hardware
• Sharing Media Penyimpan
Dengan adanya LAN, pemakaian secara bersama media
penyimpan seperti harddisk, disket, ataupun flashdisk akan mudah dilakukan.
Fasilitas ini membuat pekerjaan akan lebih cepat dan menghemat biaya.
• Sharing Printer
Seperti yang dijelaskan di atas, pemakaian printer
secara bersama jelas menghemat biaya dalam pembelian printer karena cukup satu
printer saja dapat digunakan oleh beberapa komputer. Selain itu dapat
mempercepat pekerjaan dalam mencetak dokumen.
Manfaat jaringan komputer di dunia bisnis, yaitu:
1. Skala Kecil dan Menengah
• Warung Internet, bisnis ini memanfaatkan LAN sebagai
media sharing internet dan sharing data.
• Rental Komputer, sedangkan rental komputer
dimanfaatkan sebagai sharing data, sharing printer, sharing drive.
Dengan adanya LAN akan menghemat waktu dalam pengambilan data juga menghemat
biaya dalam pembelian printer ataupun media penyimpan yang lain.
• Game Center, game-game yang
menggunakan jaringan komputer seperti empire game sangat digemari oleh
remaja. Oleh karena itulah banyak game center berdiri untuk menyalurkan
hobi para remaja tersebut.
2. Skala Besar
• Perbankan, hampir semua bank telah memanfaat
jaringan komputer yang digunakan untuk laporan data dari cabang ke pusat,
transaksi ATM, website, transfer, atau pengambilan dana. Adanya fasilitas
tersebut jelas memudahkan nasabah yang membutuhkan pelayanan yang optimal.
• Bisnis Penerbangan, hampir semua jenis penerbangan
telah memanfaatkan jaringan komputer sebagai media sistem informasi pemesanan
tiket, pendataan penumpang, pendataan barang, dan sebagainya yang dapat dicek
dari semua cabang usaha tersebut, walaupun jaraknya yang berjauhan.
• Bisnis Energi, perusahaan-perusahaan besar, baik
swasta maupun BUMN seperti perusahaan pertambangan, PLN, Batubara dipastikan
memanfaatkan jaringan komputer sebagai media pelaporan data ataupun informasi
pendapatan dari setiap cabang/kantor.
efektifitas
adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana yang secara sadar di
tetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah barang atas jasa kegiatan yang
dijalankannya. Efektifitas menunjukkan keberhasilan dari segi tercapai tidaknya
sasaran yang telah ditetapkan. Jika hasil kegiatan semakin mendekati sasaran,
berarti makin tinggi efektifitasnya. Dari beberapa pengertian di atas dapat
dijelaskan bahwa efektifitas adalah seberapa besar tingkat kelekatan output yang dicapai output yang di harapkan dari sejumlah input. Seuatu pekerjaan dapat dilaksanakan secara tepat, efektif,
efesien apabila pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan yang
telah direncanakan.
Jadi dapat dikatakan bahwa keefektifan aktualisasi
manusia dalam pengembangan jaringan komputer merupakan ketercapaiannya
penggunaan jaringan komputer sebagai sumber teknologi dalam kehidupan
sehari-hari termasuk kategori efektif karena dalam kenyataanya dalam dunia
bisnis maupun pendidikan hampir semuanya menggunakan jaringan komputer. Dilihat
dari berbagai bidang kenyataanya sekarang sudah terealisasi. Komponen keefektifan
aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer mencakup 5 indikator
karakteristik sumber belajar yaitu indikator ekonomis, indikator praktis,
indikator mudah, indikator fleksibel dan indikator sesuai dengan tujuan. Butir
tersebut menyatakan tentang kemudahan yang dapat diperoleh manusia dalam
menjalankan kehidupannya.
5.
Penutup
A. Kesimpulan
Jaringan komputer merupakan sekumpulan
komputer. Ini artinya komputer tersebut lebih dari satu buah yang
terpisah-pisah akan tetapi dapat saling berhubungan dalam melaksanakan suatu
tugas. Sekelompok komputer tersebut bekerja secara otonom. Ini artinya hanya
dapat melakukan pertukaran dalam suatu area atau member tertentu.
Aktualisasi
manusia dalam pengembangan jaringan komputer direalisasikan dengan pengembangan
jaringan dalam dunia usaha dan pendidikan misalnya: supermarket, usaha dagang,
perhotelan, rumah sakit, perguruan tinggi, perpustakaan. Keefektifan
aktualisasi manusia dalam pengembangan jaringan komputer merupakan
ketercapaiannya penggunaan jaringan komputer sebagai sumber teknologi dalam
kehidupan sehari-hari.
Keefektifan aktualisasi manusia dalam pengembangan
jaringan komputer merupakan ketercapaiannya penggunaan jaringan komputer
sebagai sumber teknologi dalam kehidupan sehari-hari termasuk kategori efektif
karena dalam kenyataanya dalam dunia bisnis maupun pendidikan hampir semuanya
menggunakan jaringan komputer. Dilihat dari berbagai bidang kenyataanya
sekarang sudah terealisasi. tersebut menyatakan tentang kemudahan yang dapat
diperoleh manusia dalam menjalankan kehidupannya.
B. Saran
Makalah ini dibuat untuk
pembaca yang ingin mengetahui secara singkat tentang aktualisasi manusia pada jaringan
komputer yang merupakan sebuah kebutuhan pokok di era modernisasi ini. Oleh
karena itu penulis menyarankan agar dapat sekiranya membaca makalah ini sebagai
sebuah referensi untuk mengetahui dan sebagai langkah awal untukmengatahui
peran manusia pada perkembangan jaringan komputer. Disisi lain tentunya makalah
ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu jika terdapat pesan serata
saran yang membangun dalam penyempurnaan makalah ini sekira mohon disampaikan
kepada penulis.
DAFTAR RUJUKAN
Sutedjo,Budi.2004.Konsep
Perancangan Jaringan Komputer.Yogyakarta:Andioffset
Sutanta,Edhy.2005.Pengantar
Teknologi Informasi.Yogyakarta:Graha Ilmu
Neibaur,Alan.2000.Membuat
Jaringan Kecil Untuk Komputer.Jakarta:Gramedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar